Desain grafis itu kayak bikin makanan. Kalau rasanya biasa aja, orang cuma nyicip sekali terus lupa. Tapi kalau bikinnya pas, bisa bikin orang betah berlama-lama. Nah, Jon Macy ini kayak chef-nya dunia desain grafis. Dia punya resep rahasia biar karyanya nggak cuma dilihat, tapi dinikmati.
Pertama, Jon selalu ngandelin prinsip “less is more”. Dia nggak pernah bikin desain yang terlalu ribet. Misalnya, poster yang dia buat cuma pakai dua warna tapi tetep eye-catching. Ini karena dia paham betul sama kekuatan whitespace. Banyak desainer yang takut sama ruang kosong, tapi buat Jon, itu justru senjata utamanya.
Kedua, Jon selalu mikirin pengalaman pengguna. Dia pernah bilang, “Desain yang bagus itu nggak cuma cantik, tapi juga nyaman dilihat.” Contohnya, dia selalu ngatur ukuran font dan jarak antar huruf dengan sangat teliti. Hasilnya? Mata kita nggak cepat capek meski bacanya lama.
Ketiga, Jon sering pakai elemen yang nggak terduga. Misalnya, dia pernah bikin logo yang kalau dilihat dari jauh keliatan biasa, tapi pas diperhatiin detailnya, ada pola unik yang bikin kita mikir, “Wah, kreatif juga ya.” Ini namanya surprise element, bikin orang penasaran dan pengin eksplor lebih jauh.
Teknik Jon Macy yang Bisa Kamu Coba
Pertama, coba batasi palet warna. Jon biasanya cuma pakai 2-3 warna utama. Kedua, perhatiin kontras. Desainmu harus bisa jelas terlihat bahkan dari kejauhan. Ketiga, selalu tes desainmu pada berbagai ukuran. Apa yang keliatan keren di laptop belum tentu bagus di HP.
Jon juga punya kebiasaan unik: dia selalu bawa buku sketsa kemana-mana. Setiap ada ide, langsung dituangin ke kertas. Menurutnya, cara ini bikin ide nggak cepat menguap. “Desain yang bagus sering datang dari ide sederhana yang dikembangkan secara konsisten,” kata Jon.
Jadi, kalau mau bikin desain yang nggak bosen-bosenin dipandang, intinya sih simpel tapi penuh makna. Kayak kata Jon: “Desain itu bukan soal berapa banyak elemen yang kamu tambahin, tapi seberapa dalam makna yang kamu bisa sampaikan.” Gimana, siap mencoba teknik Jon Macy?
Leave a Reply