Desain grafis itu bukan cuma soal estetika doang. Kalau cuma estetik, orang mungkin bakal lihat, tapi langsung lupa. Nah, Jon Macy punya cara unik bikin desain grafis yang nggak cuma menarik perhatian, tapi juga nempel di ingatan. Gimana caranya?
Pertama, Jon selalu menekankan pentingnya storytelling dalam desain. Misalnya, waktu dia bikin poster buat kampanye lingkungan, dia nggak cuma pasang gambar pohon sama tulisan ‘Save the Earth’. Dia bikin ilustrasi bumi yang lagi nangis, tapi air matanya berbentuk tetesan air. Gitu aja udah bikin orang mikir dua kali.
Detail Kecil yang Bikin Besar
Jon sering bilang, detail kecil itu bisa jadi game changer. Contohnya, waktu dia desain logo buat kedai kopi lokal. Dia kasih sentuhan kecil: di huruf ‘O’ ada ilustrasi asap kopi yang naik pelan-pelan. Nggak langsung kelihatan, tapi begitu sadar, orang bakal inget terus. Itu dia, detail kecil yang bikin besar.
Kedua, Jon selalu bermain dengan emosi. Dia suka bilang, desain yang bagus itu desain yang bisa bikin orang merasa sesuatu. Bisa senang, sedih, marah, atau bahkan geli. Misalnya, waktu dia bikin desain untuk event musik, dia pakai warna-warna cerah sama ilustrasi yang dinamis. Begitu orang liat, langsung kebayang suasana musiknya seru banget.
Jon juga sering pakai elemen kejutan dalam desainnya. Contohnya, waktu dia bikin banner buat promo diskon, dia nggak langsung kasih tulisan ‘Diskon 50%’. Dia bikin ilustrasi barang-barang yang jatuh dari langit-langit banner. Begitu orang scroll, baru ketemu tulisan diskonnya di bawah. Itu bikin orang penasaran dan terus scroll.
Trik lain Jon adalah selalu bermain dengan kontras. Baik itu kontras warna, ukuran, atau bahkan ide. Misalnya, waktu dia bikin desain untuk brand skincare, dia pakai warna pastel yang lembut, tapi di tengahnya ada ilustrasi wajah yang kelihatan segar banget. Kontras ini bikin desainnya nggak monoton dan lebih menarik.
Jon juga selalu menekankan pentingnya konsistensi. Misalnya, untuk brand yang punya warna khas, dia akan selalu pakai palette warna itu di semua desainnya. Tapi, dia juga bisa bikin variasi yang nggak bikin bosan. Contohnya, waktu dia bikin serangkaian poster untuk event bertema alam, dia pakai warna hijau dominan, tapi dengan ilustrasi yang beda-beda di setiap poster. Konsisten tapi tetap kreatif.
Nah, yang paling penting, Jon selalu inget sama target audiensnya. Dia nggak pernah bikin desain yang cuma bagus menurut dia sendiri. Dia selalu mikir, ‘ini bakal menarik perhatian siapa?’. Misalnya, waktu dia bikin desain untuk produk anak-anak, dia pakai warna-warna cerah dan ilustrasi yang lucu. Begitu juga kalo bikin desain untuk produk dewasa, dia akan lebih serius dan elegan.
Jadi, kalo mau bikin desain grafis yang nggak cuma dilihat tapi juga diingat, coba terapin trik-trik Jon Macy ini. Storytelling, detail kecil, emosi, kejutan, kontras, konsistensi, dan selalu inget target audiens. Siapa tahu, desain kamu bisa jadi viral kayak desain-desain Jon!
Leave a Reply