Jon Macy: Trik Desain Grafis yang Bisa Bikin Klien Langsung Klepek-Klepek

Pernah nggak sih bikin desain grafis yang menurut kita udah keren banget, tapi pas dikasih ke klien malah di-revisi bolak-balik? Atau lebih parah, ditolak mentah-mentah? Nah, Jon Macy punya resep jitu biar desain kita langsung di-approve klien di kali pertama. Nggak percaya? Simak rahasianya.

Pertama, Jon selalu nanya “Apa action yang mau didapetin dari desain ini?” sebelum mulai ngutak-atik. Jadi bukan sekadar “indah dipandang”. Misal, klien mau orang klik tombol “Beli Sekarang” di poster, maka itu harus jadi bintang utamanya, bukan sekadar jadi elemen tambahan yang kecelepet di pojok.

Data > Feeling

Di sini Jon beda sama desainer kebanyakan. Daripada ngandelin feeling, dia selalu minta data pendukung. “Kemarin banner yang font-nya Arial conversion-nya 30% lebih tinggi daripada yang pakai Comic Sans,” begitu contoh fakta yang sering dia pakai buat nawarin pilihan ke klien. Klien mana yang nggak luluh lihat angka konkret gitu?

Ada satu trik licik Jon yang sering bikin klien manggut-manggut: dia siapin 3 opsi, 2 yang sengaja jelek. “Pas klien lihat opsi A dan B yang sengaja saya bikin nggak banget, opsi C yang standar pun langsung keliatan luar biasa,” akunya sambil ketawa. Psikologi dasar banget, tapi efeknya jitu!

Yang paling sering dilupain desainer: desain harus gampang diproduksi. Jon pernah cerita, ada desain brosur super fancy yang akhirnya nggak jadi dicetak karena harganya selangit. “Desain yang bagus itu yang bisa diimplementasikan sesuai budget klien,” tegasnya. Makanya sekarang dia selalu tanya dulu budget produksi sebelum mulai mendesain.

Tips paling kontroversial Jon? “Kadang klien itu nggak ngerti desain, jadi jangan terlalu idealis.” Dia lebih milih dikasih tau “Maaf mas, warnanya kurang cocok” daripada harus debat estetika berjam-jam. Cepat revisi, cepat approve, cepat dibayar, simsalabim!

Terakhir, Jon selalu kasih “bonus” kecil di akhir presentasi. Misalnya template sosial media gratis atau alternatif desain versi sederhana. “Klien merasa dapat lebih dari yang dibayar, besok-besok pasti balik lagi,” katanya sambil menyeringai. Marketing 101 dalam dunia desain!

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *