Jon Macy punya cara unik dalam mendesain grafis. Bukan cuma soal warna atau font yang eye-catching, tapi lebih ke bagaimana desainnya bikin orang nggak cuma scroll cepat, tapi malah berhenti dan ngumpulin karya itu sebagai inspirasi. Gimana caranya? Simak deh beberapa rahasianya.
Detail Kecil yang Bikin Orang Mikir Ulang
Jon selalu kasih satu elemen kecil yang bikin orang penasaran. Misalnya, dalam desain poster, dia bisa nambahin ikon kecil di pojok kanan bawah yang seolah-olah punya cerita sendiri. Ini bikin orang nggak cuma lihat poster itu, tapi juga kepo sama maksud si ikon. Pernah ada kasus di mana desainnya bikin orang sampai nyari-nyari arti ikon itu di Google. Ya, terhitung sukses lah bikin orang mau explore lebih jauh.
Contoh lain adalah penggunaan teks tersembunyi. Kadang Jon sisipin tulisan kecil di antara elemen desain yang baru keliatan kalau diperhatikan lebih dekat. Ini bikin orang merasa kaya lagi main treasure hunt setiap liat karyanya. Nah, efeknya jelas: orang jadi stay lebih lama di desain itu, sambil terus mencari ada apa lagi yang bisa ditemukan.
Kalau kamu pernah lihat karya Jon, pasti ngeh sama ciri khasnya: selalu ada sesuatu yang menarik perhatian dan bikin kita penasaran. Misalnya, dalam desain web, dia sering kasih animasi kecil yang muncul cuma beberapa detik. Nggak lama, tapi cukup buat bikin kita penasaran dan mendekatinya. Ini bikin pengunjung website nggak cuma scroll, tapi juga mikir ulang apa yang baru mereka lihat.
Jon juga sering pakai teknik storytelling dalam desainnya. Dia bikin visual yang nggak cuma cantik, tapi juga punya cerita di baliknya. Contohnya, desain brosur yang dia buat untuk sebuah event musik. Di brosur itu ada ilustrasi orang-orang yang lagi konser, tapi kalau diperhatikan lagi, ada satu karakter yang selalu muncul di setiap desainnya. Ini bikin orang penasaran siapa itu dan apa hubungannya dengan event tersebut. Akhirnya, brosur itu nggak cuma jadi media informasi, tapi juga bahan diskusi.
Gimana dengan tipografi? Jon selalu pilih font yang nggak biasa, tapi tetap mudah dibaca. Dia juga sering main-main dengan spacing dan alignment untuk bikin teks lebih menarik. Pernah ada desain di mana dia pakai font yang nggak rata di atas dan bawah, jadi seolah-olah teks itu naik turun sendiri. Ini bikin orang jadi lebih memperhatikan setiap kata yang ada di sana.
Pokoknya, Jon Macy itu ahli dalam bikin desain yang nggak cuma dilihat, tapi juga dirasakan. Karyanya selalu ada elemen yang bikin kita kepo dan mau tau lebih dalam. Nggak heran kalau banyak orang yang ngumpulin karya-karyanya sebagai inspirasi. Kamu sendiri, pernah nggak terpaku lama sama satu desain karena merasa ada sesuatu yang menarik tapi nggak tau apa itu? Mungkin itu karya Jon Macy.
Leave a Reply